South Celebes Overland: Sebuah Pembuka

Aku melewati berjam-jam di depan monitor komputer kantor dengan rasa tidak tenang. Masih ada beberapa pekerjaan yang belum selesai dan tampaknya tak akan bisa terselesaikan hingga beberapa jam ke depan. Berdasarkan jadwal, pesawat yang akan membawaku ke Makassar berangkat pada pukul 21.30. Ini berarti aku harus meninggalkan kantor lebih cepat dari biasanya.

Hari ini hari Jumat, dan kita semua tahu, akses ke bandara nanti sore pasti akan padat-padatnya.

page_

Kuingat, aku juga belum packing. Beberapa perjalanan terakhir, kebiasaan lamaku kambuh; aku jadi suka menunda-nunda untuk packing. Pun kali ini. Belum ada barang-barang yang sudah kumasukkan ke dalam tas. Tadi malam aku hanya memastikan barang yang akan kubawa sudah jelas keberadaannya; terutama pakaian. Hari-hari belakangan, hujan makin rajin mengguyur Jakarta, jemuran pun jadi lebih lama keringnya. Continue reading “South Celebes Overland: Sebuah Pembuka”